Internalisasi Pendidikan Karakter

“SDN Pekunden Semarang melaksanakan program ’’Sabtu Sehat, Kuat Ceria’’ (Sasekuria) untuk mengimplementasikan pendidikan karakter bagi siswa”

PASAL 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mengamanatkan pendidikan nasional bertujuan mengembangkan kemampuan, membentuk karakter, dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Muaranya antara lain mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri.

Berkaitan dengan hal itu, SDN Pekunden Semarang kini melaksanakan program ’’Sabtu Sehat, Kuat Ceria’’ (Sasekuria) untuk mengimplementasikan pendidikan karakter bagi siswa. Penjabarannya lewat eksplorasi kegiatan olahraga, makan menu sehat bersama, doa bersama, serta gosok gigi dan cuci tangan bersama. Intinya tiap Sabtu sekolah menerapkan enjoy full learning, yaitu belajar mengajar dengan penuh keceriaan dan dalam suasana santai.

Kata kunci dari program Sasekuria ini adalah membangun hidup sehat dan budaya disiplin dalam kebersamaan. Semua kegiatan diarahkan membentuk karakter yang dilandasi oleh nilai-nilai berdasarkan norma agama (doa bersama), kebudayaan (gosok gigi dan cuci tangan), hukum/ konstitusi, adat istiadat, dan estetika (makan menu, kebersamaan, dan olahraga).

Semua itu merupakan upaya terencana untuk menjadikan murid SD Negeri Pekunden Semarang lebih mengenal dan peduli, serta selanjutnya menginternalisasikan nilai-nilai sehingga mereka berperilaku sebagai insan kamil yang sehat.

Nilai-nilai yang dinternalisasikan adalah yang berkaitan dengan olah pikir (agar anak cerdas), olah hati (religius, jujur, bertanggung jawab ), olahraga (bersih dan sehat), olah rasa dan karsa, peduli dan kreatif yang muaranya menuju nilai-nilai luhur dan perilaku berkarakter.

Dalam konteks pendidikan, ada banyak nilai budaya dan karakter yang perlu ditanamkan dalam dada tiap siswa. Nilai-nilai itu adalah religius, yaitu sikap dan perilaku patuh melaksanakan ajaran agama, toleran terhadap agama lain, dan siap hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Jujur, yaitu perilaku yang mendasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang selalu bisa dipercaya dalam perkataan dan perbuatan.

Toleransi, yaitu sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. Disiplin, yaitu tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Kerja keras, yaitu perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan siap menyelesaikan tugas sebaik-baiknya.

Hasil baru

Kreatif, yaitu berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasikan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. Mandiri, yaitu sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

Demokratis, yaitu cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hal dan kewajiban dirinya dan orang lain. Rasa ingin tahu, yaitu sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar di sekolah.

Adapun nilai peduli lingkungan adalah sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan di lingkungan alam sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Peduli sosial, yaitu sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain yang membutuhkan.

Sekolah, kasek, guru, dan siswa mencoba mengimplementasikan semua nilai itu dalam program Sasekuria. Kegiatan partisipatif itu mendasarkan pada komitmen dengan mengingat akhirat sebagai alat pengendali diri dan pembangun motivasi. Secara tidak sadar, siswa kini tengah mengikuti gelombang globalisasi tetapi perlu menjaga diri jangan sampai terseret arus.

— Agus Sutrisno SPd MPd, Kepala SD Negeri Pekunden Semarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.