Inikah 15 Kenangan dengan Mantan Pacar yang Nggak Bisa Kamu Lupakan?

Hubungan kamu dengan dia, memang sudah berakhir. Karena suatu sebab, kalian memutuskan berpisah.

Banyak pasangan yang berpisah oleh sebab yang kurang baik. Jika itu terjadi, mungkin ada amarah di antara kalian. Kesan baik yang terjalin selama pacaran hilang begitu saja. Justru rasa benci yang kian menjadi.

Namun, biar bagaimana pun cara kalian berpisah, mantan pacar tetap saja telah jadi bagian indah dalam hidup kamu. Kalian pernah bersama. Dan selama bersama, ada banyak kenangan yang kalian buat.

Percayalah, ada sejumlah kenangan manis yang kamu akan kesulitan melupakannya.

1. Pandangan Pertama

Entah kenapa, dari skeian banyak teman di kampus/kantor, dia begitu menyita perhatian. Secara fisik, dia gak terlalu cakep. Tapi tingkahnya, bikin mata ini gak bisa berpaling ke yang lain.

Kamu sebenarnya pengin nolak ketertarikan itu. Kamu enggak mau jatuh cinta dulu. Masih banyak hal yang musti kamu kerjakan.

Tapi entah kenapa, dia selalu tampak menarik.

2. Mulai Cari Perhatian

Setelah perjumpaan siang tadi, malam harinya kamu ngrasa ada yang lain. Ya, ada sesuatu yang bergejolak di hati. Wajah dia terasa begitu dekat.

Kadang perasaan seperti itu berubah menjadi kecemasan, kadang menjadi amarah, tapi kadang juga terasa begitu indah.

Kamu mulai yakin, bahwa dia adalah seseroang yang perlu kemau beri kesempatan. Maka, saat ada kesempatan bertemu, kamu berdandan lebih atratktif. Mendadak kamu suka bicara politik, bicara film, bicara music – sekadar menunjukkan kalau kamu cukup enak diajak ngobrol.

3. Makan Malam

Masih ingat ketika ada yang SMS begini: “Kamu lebih suka bikin seneng orang atau disenengin orang?”

Kamu menjawab singkat: “Keduanya.”

Lalau, ada balasan lagi: “Kalau gitu, malam ini makan malam lah denganku. Itu akan membuatmu senang karena akan kutraktir. Itu sekaligus membuat kamu bisa bikin orang lain senang karena memberiku kesempatan untuk lebih dekat denganmu.”

Cihaaaa!

4. Nonton Film

Oke. Kamu mungkin suka film dor-dor-dor ala Mission Imposible. Tapi, akhirnya kamu gak bisa nolak buat nemani dia nonton One Litre of Tears kan? Huhuhuhu. Pakek pura-pura sedih segala. Padahal kamu perhatiin filmnya kan?

5. Joging Bareng

Masih ingat ketika dia nyemperin kamu ke rumah pakai kaos dan training? Dia mengajakmu keliling kampus. Kalian lari berdampingan, sambil beraksi bahwa kalian cukup lincah. Inget nggak?

6. Perjalanan ke Luar Kota Bersama

Kamu punya saudara dan berencana mengunjunginya. Itu kesempatan yang baik buat mengakrabi si dia dengan lebih baik. Maka, kamu akan ajak dia ke luar kota. Waktu 3-4 jam di dalam mobil terasa amat ebrharga buat kalian kan? Kalian bisa ketawa-ketawa sesuka hati, ngobrolin acara radio yang gokil. Entah kenapa, kalian selalu curi pandang satu sama lain.

7. Nembak

Saat kalian makin akrab, salah satu di antara kalian merasa tidak pengin kehilangan satu sama lain. Lalu, kamu mengumpulkan keberanian untuk membuat komitmen.

Kalau kamu inget, itu adalah momen-momen yang paling menyita energi. Buat para cowok, inget kan saat kalian bingung harus bilang pakai bahasa apa? Masing ingat kan betapa bingungnya kalain menghadapi kemungkinan ditolak?

Buat para cewek, kalian juga ingat kan momen ini? Kalian bingung kan harus jawab gimana? Penginnya sih “yes. I will”, tapi kalian pengin membuat drama dengan sok-sok jual mahal kan?

8. Main ke Rumah

Akhirnya kalian jadian. Saat liburan, si cowok pengin ke rumah. Duh, senengnya bisa ketemu orang tuanya. Berasa siap kawain seminggu lagi.

Buat cowok, kesempatan main ke rumah juga bikin deg-degan deh. Gimana ya ngobrol sama orang tuanya? Duh, mana orang tuanya pendiam lagi. Ewmmmm…

9. Mengantar/Menjemputnya di Stasiun

Salah satu dari kalian baru dari luar kota dengan kereta. Kereta baru smapai hampir tengah malam. Jam segitu jelas udah nggak ada angkot.

Dengan nada sok-sok kurang enak, kalian minta dijemput. “Sorry ya kalau ngrepotin kamu…”

Masih inget kan saat kamu ngliat dia duduk nunggu kamu di luar stasiun? Saat dia ngliat kamu, dia langsng berdiri, keliahatn happy banget. Terus, mendekati kamu, membantumu membawakan koper? Lalu kalian memutuskan istirahat beberapa menit sekalian cari minum.

10. Ciuman yang Mendebarkan

Oke. Ini mungkin momen paling nggak layak buat diceritain. Tapi, mau gimana lagi. Ini momen yang terlalu amazing juga buat dilewatkan buat ngggak dibahas.

Masih ingat saat kalian berduaan? Nggak tahu kenapa, tiba-tiba suasana tiba-tiba jadi sepi. Kalian saling pandang dengan malu-malu. Ada energi yang tiba-tiba membuat kepala kalian bergerak saling mendekat. Kepala kalian semakin dekat sehingga nafas kalian bertabrakan. Dan:…

11. Mobil Mogok

Momen begini selalu tidak diharapkan. Tapi kalau terjadi saat kalian lagi berdua, hal menjengkelakan seperti ini jadi terasa indah.

Ingat kan saat kalian kencan buat ngliat pameran? Saat hampir sampai, eh mobil ngadat. Ternyata radiatornya terlalu panas. Cewek ambil alih kemudi, lalu si cowok mendorongnya ke tepi jalan.

Yang bikin kalian selalu rindu saat-saat seperti ini adalah, saat nunggu mesin adem. Kalian duduk di tepi jalan pada malah hari. Lalu tiba-tiba, kepala kamu tersandar di pundaknya.

“Ooooo, betapa awkward-nyaaaa……”

12. Nemani Dia Main Futsal

Saat kalian makin yakin hubungan akan baik-baik saja, kalian perlu masuk ke komunitas si pacar.

Kamu nggak nolak waktu diajak cowokmu main futsal kan? Di lapangan ada 10 pemain, tapi matamu selalu memperhatikan satu pemain. Dia tampak paling macho meski gak pernah bisa mencetak gol.

13. Taruhan Piala Dunia

Saat kalian jalan bareng, semua momentum jadi berharga. Itu juga saat piala dunia. Kalian menggunakan momen itu buat taruhan.

“Aku jagoin Jerman,” katamu.
“Aku Belanda,” jawabnya.

Lalu kalian taruhan. Kalau cewek yang menang, si cewek minta dibeliin buku atau boneka. Tapi kalau cowok yang menang, dia bakal minta mengulang peristiwa nomor 10.

“Nakal! Nakal! Nakal!”
“Tapi kamu mau kan?”

14. Naik Gunung Bersama

Setalah nonton film 5 centimeter, kalian ngrasa punya passion buat mendaki gunung. Maka, kalian merencanakan untuk mengujinya.

Ya, kalian sudah persiapkan segalnya. Dengan aneka atribut, kalian merasa seperti petualang sejati.

Yang membuat perjalanan kalian jadi sulit dilupakan adalah: saat menyeberangi sungai.

Kalian saling menguatkan satu sama lain. Kalian bertingkah seolah-oleh sungai itu hendak menghanyutkan kalian. Padahal sungainya cuma setinggi mata kaki.

15. Pertengkaran

Sudah beberapa bulan kalian “jalan”. Muncul persoalan kecil. Tapi entah kenapa, yang kecil itu diseret seolah-olah jadi persoalan yang amat mendasar.

Cewek : Jadi kamu masih SMS-an sama pacar kamu yang dulu?
Cowok : Dia cuma nanya kabar kok.
Cewek : Kamu bohong. Kamu nggak setia. Kamu enggak pancasilais. Kamu enggak amalkan Dasa Dharma! Kamu komunis!

16. Memilih Berpisah

Akhirnya, perjalanan kalian harus dihentikan. Kamu sedih, tapi keputusan harus diambil.

“Maaf ya. Mungkin sebaiknya kita jalan sendiri dulu.”
“Ya. Tidak masalah. Terima kasih untuk hal-hal indah selama ini…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.