Ekstrakurikuler Sebagai Media Pengembangan Kepribadian

Kepribadian merupakan ciri atau watak yang diperlihatkan seseorang secara lahir, konsisten dan konsekuen dalam bertingkah laku, sehingga individu mempunyai ciri yang membedakan antara dirinya dengan orang lain. Sedangkan

Menurut Cuber kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tamapak dan dapat dilihat oleh seseorang. Faktor pembentuk kepribadian antara lain yaitu, faktor biologis (bawaan), lingkungan alam, faktor sosial dan kelompok. Keempat faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian suatu individu.

Penting bagi kita untuk mengembangkan kepribadian kita, karena pada dasarnya kita itu makhluk sosial dan kita harus mempunyai ciri khas yang membedakan kita dengan orang lain.

Pengembangan kepribadian di sekolah sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Jika seseorang mendapat pendidikan yang baik dari keluarganya, maka anak tersebut akan berkarakter baik.

Ekstrakurikuler merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh para siswa sekolah atau universitas, diluar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar sampai universitas.

Kegiatan ini bertujuan untuk dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuannya diberbagai bidang diluar bidang akademik. Kegiatan ekstrakurikuler ini dilakukan secara swadaya oleh pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan diluar jam pelajaran sekolah.

Kegiatan ekstrakurikuler ini sendiri dapat berbentuk kegiatan pada seni, olahraga, dan kegiatan lain yang memang bertujuan positif untuk kemajuan dari siswa-siswi itu sendiri.

Mengembangkan kepribadian siswa itu dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler baik itu dibidang akademik maupun non akademik.  Sebagai contoh pengembangan kepribadian dibidang non akademik yaitu dengan cara mengikuti organisasi seperti OSIS,PRAMUKA,dan lain-lain.

Karena dengan mengikuti organisasi, maka secara tidak langsung kepribadian siswa itu akan berkembang, seperti jiwa kepemimpinan yang akan tumbuh pada diri siswa, keberanian dalam mengungkapkan pendapat, serta cara komunikasi yang baik dan benar.

Selain itu, pengembangan kepribadian dibidang olahraga juga dapat dilakukan, seperti mengikuti ekstrakurikuler bola basket, volly, sepakbola, futsal, dan sebagainya.

Karena dengan kita mengikuti kegiatan tersebut maka akan menumbuhkan disiplin,dan lain-lain. Kemudian mengembangkan kepribadian seseorang juga dapat melalui suatu kompetisi karena dengan hal tersebut dapat menumbuhkan jiwa yang sportif .

Di dalam Universitas juga terdapat banyak sekali sarana untuk mengembangkan kepribadian, yaitu melalui organisasi-organisas yang azda di kampus dan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di dalam kampus.

Dengan mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut maka seseorang selain dapat mengembangkan kepribadiannya, juga dapat mengembangkan bakat dan minat yang mereka punya. Dengan begitu maka seseorang dapat beraktualisasi diri sesuai dengan apa yang mereka miliki.

Hal-hal tersebut tidak dapat melalui kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di setiap kali pertemuan, melainkan siswa mendapatkan hal tersebut melalui ekstrakurikuler yang mereka ikuti. Karena melalui program ekskul dapat membentuk sikap siswa. Siswa menjadi terampil dan terbiasa dengan suatu kegiatan, sebagai buah dari keaktifannya mengikuti sebuah kegiatan ekskul. Program ekskul dapat membiasakan siswa terampil mengorganisasi, mengelola, menambah wawasan, memecahkan masalah, sesuai karakteristik ekskul yang digelutinya.

– Resha Yusmar Arvianto, mahasiswa Universitas Negeri Semarang

1 Comment

  1. Lidya Pratama

    October 28, 2015 at 10:20 am

    Macam macam ekstrakurikuler nya mana?

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.