Ekstrakurikuler Penting untuk Pengembangan Softskill

Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan tambahan yang dilaksanakan oleh pihak sekolah seusai pembelajaran sekolah berakhir. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, ekstrakurikuler telah dilaksanakan, hingga SMApun semua itu tetap masih diadakan. Ada beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah, contohnya seperti ekstrakurikuler olahraga, ekstrakurikuler musik, ekstrakurikuler tari, ekstrakurikuler pramuka, ekstrakurikuler PMR, dan lain-lain.

Kepribadian individu tidak langsung muncul ketika kita lahir, tetapi terbentuk melalui suatu proses panjang hingga suatu kepribadian melekat dan menjadi suatu hal ataupun ciri-ciri khas yang terdapat di dalam masing-masing individu. Proses tersebut meliputi interaksi sosial yang terjadi ketika kita masih berusia dini hingga berusia remaja. Interaksi pertama tentu saja melalui orang tua maupun keluarga. Mereka merupakan faktor terpenting di dalam pembentukan kepribadian kita, karena setelah lahir tentu saja yang merawat, membimbing, serta mengajarkan kita banyak hal adalah orang tua.

Selain orang tua maupun keluarga, lingkungan sosial kita juga merupakan faktor penentu pembentukan kepribadian seseorang, contohnya seperti lingkungan tempat tinggal dan lingkungan teman sebaya. Semakin bertambahnya usia maka interaksi seseorang dengan orang lain pun juga akan semakin bertambah. Tidak hanya itu saja, pembelajaran yang diikuti di sekolah juga akan membuat kepribadian seseorang terbentuk dan berkembang dengan matang. Ada beberapa contoh mata pelajaran dan mata kuliah yang dapat membentuk kepribadian seseorang; Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Karakter.

Saat di luar pembelajaran sekolah, kegiatan ekstrakurikuler adalah salah satu kegiatan yang patut untuk diikuti anak-anak sekolah khususnya para siswa yang ingin mendalami suatu minat mereka ataupun ingin sekedar mengikuti hobi tentang suatu hal. Tersedianya berbagai macam tawaran kegiatan ekstrakurikuler untuk para murid membuat kepribadian seseorang lebih dapat dikembangkan. Sebenarnya bukan kepribadiannya yang dikembangkan melainkan soft skill dalam masing-masing individulah yang dikembangkan.

Ekstrakurikuler musik merupakan pengembangan soft skill untuk orang-orang yang memiliki jiwa seni di dalam dirinya. Melalui ekstrakurikuler ini, orang-orang yang memiliki hobi menyanyi dan bermain musik dapat lebih mengembangkan soft skill mereka. Saling berkumpulnya anak-anak yang memiliki kegemaran yang sama membuat mereka saling berbagi maupun bertukar informasi mengenai pengetahuan-pengetahuan yang mereka dapatkan sebelumnya. Orang-orang yang selalu aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini semakin lama akan semakin berkembang soft skillnya.

Dengan soft skill yang didapatkan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler maupun interaksi dengan banyak orang itulah yang membuat seseorang lebih memantapkan kepribadiannya. Orang yang soft skillnya bagus maka akan mampu melakukan segala aktifitas-aktifitasnya dengan lancar. Soft skill yang baguspun akan lebih mudah diterima saat melakukan lamaran pekerjaan. Di dalam melamar pekerjaan, kepribadian seseorang tidak akan dinilai tetapi soft skill yang dibutuhkan. Kepribadian yang sudah mantap tidak akan bisa diubah-ubah. Yang bisa diubah adalah karakter.

Aryaningtitis Rosati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.