Ekstrakurikuler Membuat Kita Berprestasi

Siswa/peserta didik memiliki kemampuan dan keterbatasan masing-masing, siswa bersifat unik dari sekian banyak siswa yang terdapat di seluruh Indonesia bahkan tidak ada yang memiliki sifat, kemampuan, keterbatasan, muka, tubuh, suara yang sama, tetapi semuanya berbeda.

Di setiap sekolah memiliki tempat dimana para siswa untuk mengembangkan kepribadian yang di milikinya agar siswa tersebut mengetahui kemampuan yang dimiliki dan mampu mengembangkan kemampuan yang ada didalam dirinya sendiri.

Kebanyakan siswa/peserta didik tidak mengetahui kemampuan yang ada didalam dirinya padahal secara tidak sengaja mereka sering melakukan hal yang tidak bisa dilakukan oleh oranglain, dari situlah mengapa sekolahan menyediakan tempat dimana agar siswa mampu mengetahui bakat serta kemampuan yang dimiliki dengan adanya ekstrakulikuler yang ada disekolahan tersebut, dan diharapkan semua siswa mampu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh sekolah.

Pengembangan diri ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umumnya yaitu untuk memberikan peserta didik kesempatan untuk dapat mengekspresikan dan mengembangkan dirinya sesuai dengan potensi, minat, bakat, kondisi, karakter, dan kebutuhannya. Sedangkan tujuan khusus dari pengembangan diri ini yaitu dapat menunjang peseta didik untuk mengembangkan minat, bakat, kompetensi, kebiasaan, kemampuan, kreativitas, kemandirian, dan problem solving atau pemecahan masalah yang ada didalam dirinya.

Adapun Pengembangan diri di sekolah meliputi kegiatan yang terprogram dan tidak terprogram. Kegiatan terprogram ini diikuti oleh semua peserta didik yang disesuaikan dengan kebutuhan juga kondisi peserta didik. Kegiatan terprogram ini meliputi pengembangan kehidupan pribadi, kemampuan sosial, wawasan karir, dan kemampuan belajar.

Selain itu, dalam kegiatan ekstrakurikuler ini juga termasuk di dalamnya berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti latihan kepemimpinan, kepramukaan, pecinta alam, jurnalistik, karya ilmiah, dan sebagainya.

Dalam pelaksanaan pengembangan kepribadian di sekolah melalui ekstrakulikuler ini yaitu dengan kegiatan pengembangan diri yang dilakukan secara khusus dalam waktu tertentu seperti layanan serta kegiatan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler serta kegiatan pengembangan diri yang tidak terprogram bisa dilakukan dengan kegiatan-kegiatan seperti upacara bendera,

Jumat bersih, pengajian rutin, pemberlakuan berbagai aturan seperti buang sampah pada tempatnya, memberi salam, juga kegiatan keteladanan seperti penggunaan bahasa yang santun, cara berpakaian yang rapi, rajin membaca, dan sebagainya.

Pengembangan kepribadian ini bertujuan agar siswa mampu mengeksplor bakat serta minat yang ada didalam dirinya dan mampu berlatih secara terus menerus sehingga menghasilkan sebuah prestasi yang membanggakan untuk dirinya sendiri, orangtua, guru dan masyarakat yang ada disekelilingnya.

Selain itu kita juga bisa menjadi sebuah motivasi untuk siswa-siswa yang lainnya bahwa di dalam dirinya terdapat sebuah hal-hal unik yang bisa dikembangkan dan bisa dieksplor. Ekstrakulikuler tempat dimana kita mengembangkan kemampuan kita.

Mastiara, mahasiswa Universitas Negeri Semarang

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.