Dosen Undip Raih Hibah Newton Fund untuk Teliti Banjir di Kota Semarang

Dosen Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Dr. Jati Utomo Dwi Hatmoko berhasil mendapatkan penghargaan dari Newton Fund atas proposal penelitian kerjasama dengan Loughborough University, Inggris baru-baru ini.

Jati dan timnya berhak memperoleh hibah bernilai total 93 ribu pounsterling (sekitar 1,5 Milyar rupiah) untuk menjalankan penelitiannya.

Dana itu bersumber dari pemerintah Inggris melalui skema Institutional Links Newton Fund (British Council) sebesar 73 ribu poundsterling (sekitar Rp. 1,2 M) dan pemerintah Indonesia melalui Kemristekdikti dengan skema KLN / INSINAS sebesar 20 ribu poundsterling (sekitar Rp. 330 juta).

Proposal ini berhasil melalui proses seleksi ketat dengan tim reviewer para profesor dari Inggris dan Indonesia dengan menyisihkan 56 proposal lainnya.

Penelitian yang berjudul “Enhancing urban flood resilience for 1 million people through Blue-Green Infrastructure (BGI) in Semarang, Indonesia“ ini bertujuan untuk mengenalkan konsep Blue-Green Infrastructure (BGI) dalam menyusun strategi manajemen banjir untuk meningkatkan ketahanan kota semarang menghadapi banjir berbasis komunitas lokal.

Tim peneliti Undip diketuai oleh Dr. Jati Utomo Dwi Hatmoko, dengan anggota Dr. Ferry Hermawan dan Dr. Wido Prananing Tyas. Tim dari  Loughborough University diketuai oleh Dr. Robby Soetanto, dengan anggota Dr Lee Bosher dan Dr Ksenia Chmutina.

Penelitian berjangka waktu dua tahun ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama riset antara Undip dengan Loughborough University dan menghasilkan roadmap strategis, pedoman pelaksanaan serta rekomendasi kebijakan bagi Kota Semarang dalam pengananan masalah banjir dengan pendekatan BGI berbasis komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.