Dosen Pendidikan Luar Sekolah Unnes Latih Tutor PKBM Digital Marketing

Tim pengabdian masyarakat  Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) FIP Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang dipimpin oleh Dr. Tri Suminar, M.Pd menggelar kegiatan pelatihan digital marketing bagi para tutor PKBM Mutiara Indonesia Semarang pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021.

Kegiatan pengabdian ini bekerjasama dengan praktisi ahli digital marketing Saudara Hudi Hermawan, S,Pd., pemilik  Fatih Muhammad Developer.

Kegiatan pelatihan yang melibatkan para  tutor PKBM Mutiara Indonesia ini  dilangsungkan secara luring dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan bertempat di gedung SMK Al-Furqon Jl.Watu Nganten No. 123, Batursari, Kabupaten Demak. Kegiatan pelatihan digital marketing ini juga diminati oleh beberapa guru SMK Al-Furqon.

Ketua tim pengabdi, Dr. Tri Suminar, M.Pd, dalam pembukaan pelatihan menuturkan alasan mengadakan kegiatan pelatihan digital  marketing bagi para tutor PKBM Mutiara Indonesia ini adalah PKBM tersebut salah satu PKBM di Kota Semarang yang telah berhasil membelajarkan peserta didik Kejar Paket C program life skill keterampilan kewirausahaan dengan memproduksi barang-barang yang layak jual sesuai kebutuhan pasar.

Namun sayangnya, aktivitas pembelajaran  kewirausahaan yang dilakukan para tutor PKBM masih sebatas  menumbuhkan spirit  jiwa kewirausahaan dan memproduksi barang saja. Produk-produk kewirausahaan seperti olahan nugget ikan laut dalam bentuk frozen, aneka minuman bergizi yang digemari anak-anak muda masa kini sebenarnya sudah siap dipasarkan dengan kemasan yang menarik, namun belum dapat terjual secara maksimal, sehingga omzetnya rendah.

Para tutor dan peserta didik  Kejar Paket C PKBM Mutiara Indonesia belum dapat memasarkan produknya dengan omzet yang tinggi.

Lemahnya keterampilan pemasaran digital dari para tutor inilah yang mendorong tim pengabdi masyarakat dari jurusan PLS FIP UNNES yang beranggotakan Prof, Dr. Joko Sutarto, M.Pd, Prof. Fakhruddin, M.Pd  dan Dr. Sungkowo Edy Mulyono, S.Pd, M.Si berupaya menambahkan kemampuan keterampilan memasarkan produk-produknya secara online.

Lebih lanjut Dr. Tri Suminar, M.Pd mengemukaan upaya penggunaan digital marketing akan memberikan manfaat yang sangat besar untuk meningkatkan omzet penjualan karena jangkauan pemasaran produk menjadi lebih luas. Media pemasaran dapat menggunakan media sosial yang terkemuka seperti Instagram, Facebook, Twitter, Youtube dan berbagai macam platform media sosial lainnya. Platform jual beli seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, OLX hingga forum jual beli seperti Kaskus dan blogspot buatan sendiri.

Kegiatan pelatihan yang bertajuk “pelatihan digital marketing” ini juga melibatkan mahasiswa jurusan PLS S1 (Novi Setyawan) sebagai nara sumber atau pelatihnya. Pada kesempatan ini Novi mendemonstrasikan cara membuka toko di Shopee, yang dimulai dari mendaftar akun, melengkapi profil toko, mengunggah produk di toko Shopee, melihat statistika toko dan mendaftarkan rekening penjualan.

Pada sesi berikutnya, pelatih Hudi Hermawan, S.Pd sebagai narasumber pelatihan digital marketing memberikan beberapa tips agar bisa sukses dalam menjalankan digital marketing dengan membangun website, diantaranya: (a) Website dengan trafik tinggi dimulai dengan konten yang kuat, dan di- update secara konsisten (setiap hari atau dua hari sekali).

Konten yang kuat dan fresh, visitors akan datang secara rutin dan terbangun loyalitas; (b) Website dengan konten yang kuat, akan mudah menarik perhatian web lain untuk memberikan link. Link dari web lain adalah kunci untuk menaikkan pagerank web Anda; (c) Agar bisa menarik minat pembaca dengan multiple gadget, maka desain website harus mobile friendly. Sering disebut sebagai Responsive Design Website; (d) Database email calon pelanggan bisa diperoleh melalui pemberian : free ebook, free tools, free voucher, free gift; (e).Social media dapat digunakan sebagai tool untuk mendrive trafik ke website brand Anda.

Setiap artikel di blog / web company, sebaiknya dipasang pluggin social share, yang memudahkan pembaca untuk berbagi (share) dan bisa menjadi viral, jika isi artikel bagus dan bermanfaat; (f). Share, buatlah konten yang menarik sehingga membuat audiens tertarik untuk share konten itu kepada jaringan sosialnya (di FB, Twitter atau WA).

Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan penyajian materi oleh anggota tim pengabdi perihal  prinsip kunci untuk membangun Social Media sebagai marketing yang kuat dan efektif, yakni (a) Go Real Time. Publish konten secara fresh. Respon komentar / komplain audiens dengan cepat (maks 15 menit); (b) Educate, Don’t Sell. Media sosial adal tempat untuk mengedukasi pasar, calon pelanggan. Arena untuk membangun kredibilitas, sehingga pelan-pelan tumbuh rasa percaya pelanggan kepada brand Anda; (c) Entertain. Don’t Market. Audiens Anda akan lebih engage jika konten-konten digital Anda menghibur serta interaktif, dan bukan sekedar berisi iklan promosi satu arah; (d) Go Multichannel.

Bangun digital presence di berbagai channel (minimal hadir di facebook, twitter, blog dan youtube), lalu membangun komunikasi digital yang bersifat terpadu dan saling berhubungan (integrated).

Akhir pelatihan, salah satu tutor sebagai peserta pelatihan bernama Riza mengatakan bahwa pelatihan ini membuka cakrawala baru tentang digital marketing. Ternyata untuk membuka lapak tak harus sewa lapak dan modal besar, cukup dengan HP android yang selama ini hanya digunakan untuk mengajar lewat zoom meeting, bisa digunakan untuk menghasilkan rupiah-ujar Riza.

Pelatihan digital marketing ditutup setelah semua peserta mampu praktik langsung membuat toko online dan memasarkan produk-produknya dengan konten yang menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.