Di Makassar dan Solo, Joki SBMPTN Diamankan

Tiga orang yang diduga mejadi joki Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 diamankan oleh panitia. Satu orang berasal dari Makassar dan dua orang lainnya di Solo.

Di Makassar, perempuan berinisial A(25) tertangkap basah menjadi joki saat ujian hari pertama berlangsung di SMPN 30 Tamalanrea, Makassar, Selasa, (9/6/2015). Dia ketahuan menggantikan peserta ujian atas nama MM.

Diberitakan Okezone, kedok Asriani terbongkar saat hendak mengisi daftar hadir yang disiapkan panitia pengawas ujian sekira pukul 09.00 Wita. Tandatangan Asriani yang dibubuhkan di atas daftar hadir itu sedikit berbeda dengan tandatangan pada kartu tes atas nama Musfira M.

Nurlayla, salah seorang pengawas ujian di ruangan 11 itu mencurigai adanya perbedaan dua tandatangan tersebut sehingga Asriani yang merupakan alumni jurusan Sastra Perancis, Universitas Hasanuddin ini dimintai Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ternyata foto di KTP itu adalah foto Asriani yang ditempel seadanya. Alhasil, Nurlayla pun melaporkan temuannya ke koordinator pengawas ujian.

Sementara itu, di Solo Panlok 44 Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menangkap dua pria yang diduga melakukan praktik perjokian dalam BMPTN 2015, Selasa (9/6/2015). Keduanya ditangkap pada jam kedua pelaksanaan ujian SBMPTN di lokasi ujian di Fakultas MIPA UNS Solo.

Kedua orang itu masing-masing berinisial M dan T. M berperan sebagai joki, diketahui sebagai mahasiswa Program Diploma 3 (D3) Jurusan Akuntansi dari salah satu perguruan tinggi di Jogja.

Namun saat tertangkap, M diketahui tidak membawa kartu mahasiswa melainkan hanya kartu tanda penduduk (KTP) dan surat izin mengemudi (SIM). Sementara T sebagai orang yang memanfaatkan joki tersebut, diketahui merupakan lulusan salah satu SMA di Purworejo.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.