BNI Bantu Warga Tembalang dan Rowosari Rp150 Juta

BANK mendukung program Gerdu Kempling dengan menyalurkan bantuan bagi warga masyarakat Kec. Tembalang. Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Pimwil BNI Kantor Wilayah Semarang Bambang Kuncoro bagi warga Kel. Tembalang dan Rowosari, Kamis(30/4) lalu di Ruang Rektorat Universitas Diponegoro.

Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan BNI tersebut adalah Walikota Semarang, Rektor UNDIP Prof. Dr. Soedharto , tokoh masyarakat Kel. Tembalang dan Kel. Rowosari serta jajaran SKPD Kota Semarang.

Walikota Soemarmo HS mengapresiasi BNI yang telah aktif dalam program pengentasan kemiskinan “Gerdu Kempling” di Kota Semarang. Kegiatan ini, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas perbankan dalam mendukung program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Pemerintah Kota. Ia berharp, semangat warga untuk dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan semaksimal mungkin.

“Bantuan ini sifatnya adalah stimulan, jadi saya sangat berharap warga penerima dapat benar-benar memanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan kesejahteraan sekaligus merangsang tumbuhnya wirausahawan baru” kata Soemarmo.

Dana bantuan sebesar 150 juta dari BNI ini diserahkan kepada kelompok swadaya masyarakat di kedua kelurahan disertai dengan pemdampingan dan penbinaan selama kurang lebih 2 bulan oleh Undip.  Dana tersebut diantaranya dialokasikan bagi pembudidayaan lele, domba bergulir, sapi bergulir, itik potong, sertabudidaya jamur.

Selain itu, bantuan Gerdu Kempling juga dialokasikan untuk pembuatan pupuk kandang serta pembinaan PAUD yaitu untuk pengadaan APE di kelurahan Mangkang Kulon, Mangunharjo Kec. Tugu dan Kec. Tembalang..

Selain menumbuhkan jiwa enterpreneurship dan memberikan kesempatan usaha, warga Kel. Rowosari dan Tembalang juga akan dibekali dengan pembinaan serta pendampingan selama kurang lebih dua bulan masa pembudidayaan oleh UNDIP. PortalSemarang.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.