Bibit Waluyo, Gubernur Vulgar yang Kontroversial

 

BIBIT WALUYO, gubernur Jawa Tengah 2008-2013, adalah mantan Pangkostrad. Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Pangdam IV Diponegoro dan Pangdam Jaya. Ia pensiun dari militer sejak 28 September 2004 dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal TNI.

Pada tahun 2008 Bibit Waluyo terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah berpasangan Rustriningsih. Keduanya diusung oleh PDI Perjuangan. Tagline-nya “Bali Ndeso Mbangun Ndeso” kemudian dikenal sangat luas. Selama menjabat Bibit Waluyo dikenal kerap mengeluarkan pernyataan yang vulgar. Ia beberapa kali dikritik masyarakat karena pernyataan yang tidak prorakyat.

Bibit Waluyo pernah menyebut Walikota Surakarta Joko Widodo sebagai walikota bodoh karena tidak menyetujui pembangunan mall di bekas pabrik es Sari Petojo. Saat mobil Kiat Esemka digunakan Walikota Surakarta Joko Widodo ia kembali menyebut Joko Widodo sembrono. Ketika terjadi gejolak rencana kenaikan harga BBM ia kembali diprotes karena menyatkan supaya masyarakat tidak perlu risau dengan kenaikan harga BBM sebab kenaikan hanya setara dua batang rokok.

Soeharso (Nama Membuat Berita, 2008) menyebut Bibit Waluyo mengalami masalah komunikasi. Bibit Waluyo, dalam beberapa kesempatan, mempersoalkan berbagai pihak yang dianggapnya kurang memberi apresiasi terhadap langkah-langkahnya sebagai pemimpin baru di provinsi ini.

Sejak pembersihan Jl Pahlawan Semarang (depan kantor Gubernur) dari pedagang kaki lima (PKL), pengangkatan beberapa staf ahli gubernur dari purnawirawan TNI (eks perwira di Kodam IV/Diponegoro), ”kepleset” membaca teks Pancasila dalam upacara resmi, sampai tidak hadirnya beberapa bupati dalam rapat koordinasi tingkat provinsi beberapa hari lalu, semuanya menjadi headline berbagai suratkabar yang beredar di Jawa Tengah.

Meski demikian, selama memmpin Jawa Tengah Bibit Waluyo kerap menerima penghargaan, baik dari pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat. Ia pernah menerima penghargaan Satya Lencana Bidang Pendidikan dari Presiden RI. Kemudian ia juga menerima penghargaan atas jasanya mengembangan PAUD di Jawa Tengah. Sementara itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah memberikan penghargaan Person of The Years kepada Bibit Waluyo, belum lama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.