Belanja Kue Bonus Sejarah di Toko Oen

Pernah mendengar nama Toko Oen kan? Jika Anda berencana ke Semarang, kami rekomendasikan mampir ke tempat ini. Di sini Anda tidak hanya bisa belanja kue, tapi sekaligus menikmati nilai sejarah.

Toko Oen terletak di Jalan Pemuda, Semarang. Interior ruangan toko ini masih terawat dengan baik. Padahal usianya sudah lebih dari 70 tahun. Sebuah piano, toples-toples cookies yang berukuran besar, foto-foto hitam putih jaman dahulu, memberi kesan gaya Eropa di Semarang.

Toko Oen pertama kali didirikan tahun 1922 di Yogyakarta oleh Ibu Liem Gien Nio. Cabang Toko Oen di Semarang buka pada 16 April 1936 dan disusul Toko Oen Cabang Malang.

Konon, Toko Oen adalah  tempat makan orang-orang Belanda saat itu. Sampai saat ini Toko Oen tetap menjadi lokasi yang menarik bagi para opa maupun oma Belanda yang datang ke Semarang. Meskipun bangunannya tenggelam di antara gedung bertingkat, pesonanya belum pudar.

Saat ini Toko Oen Semarang di kelola oleh Yenny Megaputri, salah satu cucu dari Ibu Liem Gien Nio. Toko Oen menyajikan berbagai menu makanan. Tapi yang paling terkenal adalah steak dan huzarensla (salad ala Belanda). Cobalah rasakan menu gaya Eropa yang jadi andalan Toko Oen. Bistik Hamburg, wcordon bleu, bestik lidah, inner schnitzel, atau kakap ala meuniere. Maknyusss.

Hidangan ala Indonesia juga banyak dicari, di antaranya sate ayam dan nasi goreng spesial. Bermacam-macam ice cream kreasi dengan resep turun temurun dijual dengan harga yang kompetitif dengan toko lain. Tutti frutti atau Oen’s Symphony, keduanya bisa membuat Anda ketagihan.

Selain ice cream, Toko Oen juga menjual aneka kue kering yang sangat pas bila dinikmati dengan segelas kopi hangat. Speculaas dan Koekjes buatan Toko Oen selalu diburu turis domestik ataupun manca negara. Ada yang bercita rasa keju, kacang-kacangan, rempah, atau cokelat. Bolu khas Belanda, Ontbitjkoek tak boleh Anda lewatkan begitu saja.

Boleh di bilang, jika Anda bertandang ke toko ini, Anda mendapat bonus nilai sejarah sekaligus. Tertarik dengan Toko Oen?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.