Baju Pengantin Tradisional Makin Diminati

SIAPAPUN ingin mengenakan pakaian terbaik saat momen-momen indah hari pernikahan. Karena itu, tak sedikit pengantin yang rela mengeluarkan anggaran besar untuk hari istimewa itu.

Jika tahun-tahun sebelumnya pengantin lebih memilih busana modern yang terkesan elegan dan mewah, kini baji pengantin tradisional justru makin diminati. Pakaian Jawa dinilai unik dank has. Lebih-lebih memiliki ikatan meosional dengan tradisi leluhur.
ini terlihat dalam Traditional Wedding Exhibition yang digelar di Merapi Ballroom Hotel Novotel,kemarin. Sebanyak 22 vendor menyediakan paket pre wedding, katering untuk resepsi, fotografi, dan rias pengantin.

Pameran berlangsung hingga Senin (13/2). Pagelaran yang dibuka oleh Wali Kota Semarang Soemarmo HS beserta istri mengenakan busana pengantin Semarangan rancangan dari Hanny Cholil.

”Busana yang dikenakan merupakan khas Semarangan kental dengan akulturasi budaya,”kata Hanny di sela- sela pameran. Menurutnya, percampuran budaya antara China,Arab,dan Jawa menjadi ciri khas sekaligus kekuatan busana pengantin Semarangan. Sebagai contoh, hiasan mentul yang mendominasi serta bunga cempaka kuning sebagai pemanis.

”Akulturasi lain adalah penggantian keris menjadi replika Samurai. Saat itu telah terjadi akulturasi dari budaya China dan Jepang dan pengantin pria menenteng Samurai dengan corak ukiran huruf kanji,” katanya.

General Manager Hotel Novotel Semarang Severine Krawec mengungkapkan, budaya tradisional harus dilestarikan mengingat banyaknya busana modern yang berkembang.

”Busana pengantin tradisional bisa menjadi alternatif dan referensi calon pengantin karena tidak kalah menarik dibandingkan gaya modern,” ungkapnya. Pameran tersebut sebagai wujud kepedulian cagar budaya dan seni untuk menahan bendungan arus modernisasi.

”Budaya tradisional sarat dengan makna namun tetap anggun untuk dikenakan,” paparnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.