90 Persen Mahasiswa Cenderung Rekretaif

SEKITAR 90 persen mahasiswa berada pada kelompok rekreatif, yakni kelompok yang berorientasi pada gaya hidup yang glamour dan menyukai pesta. Sementara mahasiswa yang berada pada kelompok idealis, oportunis, dan intelektual hanya sekitar 10 persen.

Demikian pendapat Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unnes, Masrukhi, dalam diskusi di gedung Rektorat Kampus Unnes, Sekaran, Senin (16/9) lalu. Diskusi digelar jelas pengukuhan Masrukhi sebagai guru besar bidang Pendidikan Moral, hari ini..

Masrukhi, dosen Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) Unnes dijadwlakan akan membacakan orasi “Membangun Karakter Mahasiswa Berbasis Nilai-nilai Konservasi”. Orasi tersebut didasarkan pada pengalaman laki-laki kelahiran Tegal ini selama bertugas sebagai pembantu rektor.

Masrukhi adalah alumni pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IKIP Bandung. Pendidikan S2 dalam bidang pendidikan karakter juga diperoleh dari lembaga yang kini bernama UPI Bandung. Sementara pendidikan doktoral dalam bidang manajemen pendidikan ia peroleh di Unnes.

Menurut Masrukhi, nilai-nilai konservasi tidak selalu ebrsikap provan. Ada relasi yang kuat nilai konservasi dengan ajaran moral dan ketuhanan. Konservasi pun, lanjutnya, mengandung sakralitas.

“Collective conscious adalah  kesadaran bersama di kalangan para mahasiswa yang digerakkan oleh rasa simpati bahwa mereka harus bersatu-padu. Energi besar ini yang menyebabkan betapa gagasan dan opini yang semula hanya dimiliki sekelompok kecil mahasiswa, dalam waktu yang cepat menjadi gagasan dan opini bersama seluruh mahasiswa,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.