7 Cara Mudah Menghentikan Gusi Berdarah

gusi berdarah

Mungkin kamu tiba-tiba merasakan gusi berdarah secara tiba-tiba. Padahal sebelumnya, hal semacam ini tak pernah terjadi.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan gusi jadi berdarah. Bisa karena menyikat gigi terlalu kencang, kamu sedang dalam kondisi hamil, atau juga sedang mengalami peradangan.

Untuk mengatasi gusi berdarah ini, kamu bisa cari tahu apa penyebabnya. Setelah itu, kamu bisa lakukan cara di bawah ini untuk mengatasi sekaligus nantinya mencegah agar peristiwa ini tak terulang lagi.

1. Stop Merokok

Salah satu penyebab gusi mudah berdarah bisa karena kebiasaan merokok. Selain itu, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru, penyakit jantung, dan stroke.

Tak hanya itu, merokok juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih sulit bagi sistem pertahanan tubuh untuk bisa melawan bakteri plak yang menyebabkan gusi jadi berdarah.

Mulai stop merokok bisa membantu gusi cepat sembuh dan terbebas dari pendarahan.

2. Hindari Stres

Ada hubungan antara penyakit periodontal dengan stres. Menurut riset, stres emosional berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh. Ini bisa mengakibatkan lemahnya pertahanan tubuh sehingga tidak dapat melawan infeksi gusi. Jadi secara tidak langsung stres juga dapat menyebabkan menurunnya kesehatan mulut.

Oleh karena itu, mulai sekarang hindari deh stres. Selalu bersikap positif dan gembira bisa menjadi cara untuk menghilangkan stres dengan mudah.

3. Vitamin C

Tingkatkan konsumsi vitamin C. Kamu bisa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C. Ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga infeksi gusi penyebab gusi berdarah tidak timbul.

Kamu bisa mendapatkan makanan kaya vitamin C yang terdapat pada jeruk, wortel, dan buah maupun sayuran lainnya.

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang berfungsi memperkuat dan melindungi lapisan gusi. Normalnya untuk orang dewasa butuh antara 65 sampai 90 miligram vitamin C per hari.

4. Kompres Gusi

Tidak selalu gusi berdarah disebabkan karena infeksi gusi. Bisa juga penyebabnya karena cedera pada jaringan gusi.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan kompres es atau kain dingin pada gusi. Lakukan beberapa kali dalam sehari. Dengan penggunaan yang teratur, nantinya gusi berdarah itu akan mereda.

5. Kurangi konsumsi karboidrat

Dalam riset disebutkan ada hubungan dengan berkurangnya asupan karbohidrat bisa meningkatkan kesehatan gusi serta mencegah penyakit gusi. Bagaimana penjelasannya?

Sebab karbohidrat dan makanan manis mendorong tumbuhnya plak dan bakteri. Makin banyak plak yang menumpuk pada gusi, maka makin besar peluang untuk mengalami gusi berdarah.

Walaupun menyikat dan membersihkan gigi secara teratur dapat mengurangi penumpukan, namun akan sangat baik jika kamu bantu dengan mengurangi konsumsi karbohidrat.

6. Minum Teh Hijau

Penyakit periodontal dan pendarahan gusi juga dapat diredakan dengan teh hijau. Teh ini mengandung katekin, antioksidan alami yang berfungsi untuk menyembuhkan peradangan di mulut.

Dari sebuah riset disimpulkan semakin banyak teh hijau yang dikonsumsi seseorang, maka akan semakin baik kesehatan gigi mereka.

Untuk konsumsi teh hijau yang disarankan setiap harinya adalah tiga sampai empat cangkir. Walaupun ada juga yang menyarankan bisa ditingkatkan konsumsinya agar bisa cepat menyembuhkan gusi berdarah.

7. Kumur dengan Air Garam

Sakit di area gusi disebabkan bakteri dan peradangan. Solusinya kamu bisa secara rutin berkumur-kumur dengan air garam. Cara ini efektif untuk mengusir bakteri dan menghentikan pendarahan gusi.

Cara membuatnya, kamu bisa ambil setengah sendok teh garam ke segelas air hangat. Lalu berkumurlah selama beberapa detik. Lakukan hal ini tiga sampai empat kali sehari. Lakukan hingga gusi yang berdarah itu kembali sembuh.

Itulah 7 cara untuk menyembuhkan gusi berdarah yang mudah dan cespleng. Coba cara di atas untuk mengatasi masalah yang menimpa di area gusi kamu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.