45 Ton “Gembok Cinta” di Paris Akan Dibongkar

PARIS

Pemerintah Kota Paris, Perancis akan membongkar sekitar 45 ton “gembok cinta” yang dipasang wisatawan di pagar Jembatan Pont des Arts, di atas sungai Seine mulai Senin, 1 Juni 2015 besok.

Hal itu dilakukan untuk mencegah runtuhnya jembatan bersejarah tersebut akibat beban ribuan gembok yang terlalu berat.

Sebagaimana dilansir Antara dari CNA, Minggu (31/5/2015), Jembatan Pont de l’Archeveche di depan katedral Notre Dame kini juga kebanjiran gembok, sementara gembok-gembok lain dapat ditemui di sekitar kota.

Khawatir terjadi kerusakan pada warisan budaya serta risiko keamanan para turis yang memenuhi Pont des Arts, pemerintah Paris memutuskan untuk menyingkirkan gembok-gembok itu. “Kami akan menyingkirkan hampir sejuta gembok atau 45 ton,” kata pejabat pemerintah kota Bruno Julliard, yang mengkritik keberadaan gembok itu merusak keindahan sebagian jembatan terindah di Paris.

Besi-besi di jembatan akan diganti dengan karya seni pada musim panas, dan kemudian diganti dengan panel tembus pandang. “Kami ingin Paris tetap menjadi kota cinta yang romantis,” kata Julliard serta menambahkan ada dorongan agar para sejoli mengekspresikan cinta mereka dengan cara berbeda, misalnya dengan swafoto.

Pont des Arts, di sepanjang Sungai Seine di samping museum Louvre, dikenal luas di kalangan turis. Para turis memasang gembok, kunci sepeda, atau borgol, yang ditulisi kata-kata cinta di atasnya.

Kebiasaan itu telah menjadi hal yang biasa bagi para turis di kota ini, selain memanjat Menara Eiffel, mendatangi museum Louvre atau berjalan-jalan menyusuri Champs Élysées.

Tetapi kebiasaan tersebut memicu penolakan dari sebagian penduduk setempat, yang khawatir terhadap keberlangsungan keberadaan jembatan yang dianggap sebagai simbol penting perjalanan kota Paris.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.