38 Tim Ikuti Politics Debate Competition 2015 di Unnes

Sebanyak 38 tim mengikuti Politics Debate Competition 2015 yang diadakan Himpunan Mahasiswa Politik dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Senin (8/6). Mereka berasal dari sebelas pergurun tinggi di Jawa Tengah dan DIY.

Sebelas perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Negeri Semarang, Universitas GadjahMada, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Diponegoro, UIN Walisongo, Universitas Wahid Hasyim, dan beberapa perguruan tinggi lain.

Politics Debate Competition2015 tersebut merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Bulan Pancasila yang diadakan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unnes.

Menurut Herman RahmaWanto, Ketua Panitia Bulan Pancasila, acara ini diadakan untuk menemukan solusi mengenai dinamika perpolitikan Indonesia yang kontroversial, contohnya perlu adanya sanksi hukum bagi masyarakat yang menerima money politics.

Herman juga mengungkapkan bahwa kompetisi debat tingkat perguruan tinggi di Indonesia masih jarang dan kompetisi ini memiliki prospek yang bagus.

Tema yang diangkat dalam debat ini adalah “Kontribusi Pemikiran Mahasiswa dalam Dinamika Perpolitikan Indonesia”.

Penanggung Jawab kegiatan Dian Lita Pratiwi mengungkapkan alasan dipilihnya tema tersebut adalah upaya HIMA PKn Unnes untuk menambah pemahaman generasi muda mengenai perpolitikan di Indonesia.

Kegiatan ini juga dimaksudkan agar mahasiswa bisa lebih menyalurkan pemikiran dan aspirasi serta melatih mahasiswa untuk berpikir demokratis dan kritis.

Politics Debate Competition 2015 yang memperebutkan Piala Rektor Unnes ini dimenangkan oleh Tim Antawirya dari Universitas Diponegoro. Tim Undip menang  setelah mengalahkan Tim Proklamasi dari Universitas Sebelas Maret.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.