Mengenal Rachmawati Puspa, Alumni Pondok Modern Selamat Kendal

Saat mulai mengenakan hijab, Rachmawati Puspa Pertiwi merasa tidak nyaman. Hal itu pertama kali lakukan ketika ia bersekolah di sebuah sekolah sekaligus pesantren di Kendal. Namun seiring waktu, ia merasa nyaman menutup kepala dengan hijab.

“Sejak kecil saya diajarkan untuk mengenakan jilbab, hingga saat masuk SMP, saya di sekolahkan ke sebuah pesantren dimana di sekolah tersebut diwajibkan untuk mengenakan pakaian muslim, dan tentu saja dengan menggunakan kerudung,” katanya.

Rachmawati bersyukur karena sampai saat ini ia masih menggunakan hijab, meskipun belum sepenuhnya memakai pakaian dan hijab syari

“Dulu saya pernah mendengar kata-kata ini “dengan seorang yang berhijab dan menutup aurat, maka ia dapat menolong ayah ibunya di akhirat kelak” katanya.

Ia lupa dengan selengkapnya kata-kata tersebut tapi ia menyerap poin itu. Dulu ia sempat berfikir, bagaimana supaya bisa berkreasi atau menyalurkan bakat saya dengan berhijab, tetapi ternyata pemikirannya salah.

“Dengan berhijab saya juga bisa menyalurkan bakat saya, bisa beraktivitas tanpa ada kecanggungan yang penting tidak keluar dari batasan. Saya senang berhijab, dengan berhijab saya merasa mempunyai pagar untuk diri saya sendiri agar saya mampu menahan diri untuk melakukan hal yang buruk,” katanya.

Gadis yang berbakat menyanyi dan menari ini merasa, dengan adanya berbagai trend hijab saat ini juga membantunya menumbuhkan inspirasi untuk mencoba membuat model berhijab.

“Dari berbagai referensi saya juga belajar agar bisa mencocokan warna hijab, bentuk hijab dan pakaian yang akan saya gunakan. Semoga dengan semakin berfariasinya hijab, semakin banyak para wanita yang memilih untuk berhijab dibandingkan dengan menggerai rambutnya,” kata.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *