130 Mahasiswa Asing Ikuti Cultural Night

SEBANYAK 130  mahasiswa asing Undip mengikuti intercultural night sebagai salah satu kegiatan untuk menyambut datangnya mahasiswa asing yang akan memulai melaksanakan perkuliahannya di Undip, (6/10).

Acara yang oleh International Office Universitas Diponegoro  itu di selenggarakan di Hall Rektorat Kampus Undip Tembalang supaya mahasiswa asing bisa saling kenal.

Menurut Direktur International Office Undip Sapto Purnomo mengatakan kegiatan bisa menjadi  kesempatan yang sangat baik untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia keluar.

Tampil dalam acara tersebut, Paduan Suara Undip yang menampilkan lagu-lagu baik dalam maupun luar negeri serta lagu daerah Indonesia seperti motor-motor cilik, Tidak ketinggalan kesenian Jawa Undip menampilkan Tari Pendet dari bali dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip menampilkan Tari Saman yang disambut meriah oleh seluruh hadirin.

Mahasiswa Asing Undip datang dari berbagai negara seperti Lybia, Papua New guinea, Vietnam, Belanda, Republik Checko, Korea, Vietnam menampilkan beberapa performance seperti menyanyi dengan bahasa mereka.

Seperti yang ditampilkan oleh Yuyun, Diulan, Fani, dan Leni dari Vietnam yang menanyikan lagu “you in my eyes” sementara Phom the huy menyanyikan lagu Oi cuac song men Thitong.

Rektor Undip, Prof. Sudharto P. Hadi, MES PhD memberikan apresiasi dengan diselenggarakan acara semacam ini.  Sudharto menyampaikan harapannya agar acara semacam ini perlu di lakukan rutin setiap tahunnya, supaya mahasiswa asing merasa nyaman untuk belajar di Undip, merasa seperti di negaranya sendiri.

Kebudayaan Indonesia yang ditampilkan pada malam hari ini mungkin belum begitu lengkap dari sabang sampai merauke tapi cukup mewakili untuk di perkenalkan kepada mereka. “mahasiswa yang asing yang belajar di Undip diharapkan betah” tegasnya.

“Memang sulit menyatukan dua budaya dari dua bangsa yang berbeda, tetapi yakin bahwa semua akan mampu bersatu, menghormati dan memahami dengan baik” ujarnya “para mahasiswa diharapkan juga membantu memperkenalkan Undip ke negaranya masing-masing sehingga akan banyak yang lebih mengetahui Undip, budaya Indonesia” tandas guru besar ilmu lingkungan Undip itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.